ringkasan materi
Viko Ferdiansyah
X tkj 1
RINGKASAN MATERI
Mendemonstrasikan puisi dapat dilakukan dengan:
(1) Membaca, (2) Membuat musikalisasi, (3) Mendeklamasikan. Membaca adalah suatu proses yang dilakukan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang hendak disampaikan oleh penulis melalui media kata-kata/bahasa tulis. Dalam kaitannya dengan puisi, membaca puisi merupakan salah satu cara untuk mengekspresikan sebuah puisi.
1. Membaca Puisi
Membaca puisi berarti membacakan puisi dengan lafal yang tepat, nada, intonasi, dan ekspresi yang sesuai dengan isi puisi.
a. Lafal atau vokal berarti ucapan, yaitu
usaha untuk menyuarakan atau
mengucapkan kata atau kelompok
kata yang membentuk puisi itu
dengan tepat.
b. Nada adalah tinggi rendahnya bunyi
bahasa yang diucapkan pembaca
puisi sesuai dengan isi puisi.
Pembaca puisi harus bisa
mengucapkan kata dengan nada
yang tepat, mana yang tinggi dan
mana yang rendah.
c. Intonasi dalam pembacaan puisi
berarti ketepatan penggunaan lagu
kalimat, kecepatan pengucapan,
keras lembutnya ucapan pada saat
menyuarakan kata, frasa, dan kalimat
dalam puisi.
d. Ekspresi adalah raut muka pembaca
saat memperlihatkan perasaan
terhadap puisi yang dibaca. Pembaca
puisi harus memperlihatkan ekspresi
sesuai dengan kandungan isi puisi
yang dibacanya. Ekspresi sedih,
gembira, dan menyesal harus
ditunjukkan sesuai dengan isi puisi.
2. Musikalisasi Puisi
Musikalisasi puisi berarti upaya menampilkan puisi dengan memasukkan unsur musik. Puisi diubah menjadi sajian lagu yang diiringi musik agar isi dan maksud penyair dapat diketahui dengan baik dan cepat.
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam musikalisasi puisi adalah sebagai berikut :
a. Penghayatan atau ekspresi
Penghayatan dapat dilakukan melalui
pemahaman terhadap isi puisi yang
akan dimusikalisasikan. Agar paham,
puisi tersebut harus dibaca berkali
kali.
b. Vokalisasi
Vokalisasi merupakan pengucapan kata dengan memperhatikan
kejelasan pengucapan, jeda atau
perhentian, dan kelancaran wicara.
c. Penampilan
Penampilan yang dimaksud di sini
adalah gerak-gerik tubuh, anggota
badan, serta ekspresi wajah yang
ditampilkan saat penampilan. Di
samping itu, tata panggung dan kerja
sama setiap pendukung musikalisasi
ini menjadi penentu keberhasilan
pentas.
3. Deklamasi
Pengertian dasar deklamasi adalah penyajian puisi yang disertai lagu pengucapan dan gaya. Dalam penyajian ini, gerak-gerik tubuh, lagu, dan tekanan suara secara tepat digunakan untuk mengungkapkan makna dan emosi yang digambarkan melalui sebuah puisi. Oleh karena itu, seorang deklamator harus mampu menghayati dengan benar isi dan maksud puisi yang akan dibawakannya. Dengan menggunakan bahasa lisan yang baik, penuh penjiwaan, dan perasaan yang sangat mendalam, penikmat deklamasi seolah-olah ikut merasakan getaran jiwa dan maksud yang disampaikan.
Berdeklamasi tidak hanya menghafal sajak, tetapi juga memperhatikan aturan-aturan dari beberapa unsur deklamasi. Hanya menghafal itu jauh dari hakikat dan kriteria deklamasi.
Deklamasi berfungsi menceritakan gambaran yang objektif dari unsur-unsur puisi. Oleh karena itu, sebelum deklamator mendeklamasikan sajaknya, ia harus menganalisis isi serta memahami maksud yang terkandung dalam puisi yang akan dipertunjukkan.
Comments
Post a Comment